Longsor Glamping Pelaga Ecopark Bali, Turis Jerman Belum Ditemukan

Badung, Bali Daily – Dua orang korban longsor di kawasan wisata Pelaga Ecopark, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali beleum ditemukan. Dua orang wisatawan yang menginap di Glamping Pelaga Ecopark, salah satu korban merupakan warga negara Jerman atas nama Sascha Erich Schubert dan satu warga negara Indonesia, Bangkit Khoirul Mubarok.

“Untuk identitas korban berdasarkan info dari Kapolsek Petang yakni, Bangkit Khoirul Mubarok, WNI dan Sacha Erich Shubert, WNA asal Jerman,” ungkap Kepala Basarnas Denpasar, I Nyoman Sidakarya, Selasa (03/11/2026).

Sidakarya menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi Minggu (01/11/2026) malam, akibat hujan deras yang mengguyur sebagain wilayah Bali. Pencarian tim SAR gabungan dilakukan secara manual, karena kondisi jalanan masuk lokasi yang sempit.

“Pencarian masih berlangsung. Kita masih gunakan alat secara manual, karena lokasi ecopark glamping di plaga ini sempit sehingga kami mengalami kesulitan. Struktur tanah labil dan kita harus berhati-hati. Kita laksaanakan penyisiran arah hilir sejitar 2,50 kilometer. Kita gunakan sensor dan alat manual untuk pembersihan puing puing di lokasi,” jelasnya.

Menurut Sidakarya, pencarian dilakukan sejak Senin (02/11/2026) pagi dan berakhir pukul 17.00 Wita untuk evaluasi. Namun demikian, pencarian hari kedua belum membuahkan hasil.

“Total korban dua orang. Itu dari luar Bali sedang berlibur. Ada dua room yang kena longsor, satunya kosong dan satunya merupakan target yang kita cari,” tuturnya.

Sidakarya mengaku, pencarian hari kedua di lokasi longsor Glamping Pelaga Ecopark dibagi tiga SRU(tim pencarian,red). Tim pertama di lokasi kejadian, tim kedua melakukan penyisiran kawasan bendungan dan tim ketiga menyisir luar kawasan bendungan. Pencarian juga dilakukan menggunakan satu ekor anjing pelacak untuk menbantu petugas.

“Kita sedang berusaha dengan tim SAR gabungan mengunakan peralatan manual. Dan juga kita menggerakkan satu anjing pelacak untuk pencarian hari ini,” pungasnya. (*)

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *